Ikatan Da'i Indonesia Ponorogo Menebar Islam Rahmatan Lil Alamain!

Jl. Soekarno Hatta Pasar Legi Selatan Lt. 2 Blok AD5 Ponorogo

  • PROGRAM IKADI
  • Download
  • DAFTAR JADI DONATUR
  • AGENDA IKADI PONOROGO

Belajar Dari Burung Hud-Hud

Umat Islam patut bersyukur karena ajaran & agama yang dianutnya adalah agama yang telah diridhai oleh Allah Taala.
إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الْأِسْلامُ وَمَا اخْتَلَفَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ إِلَّا مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَهُمُ الْعِلْمُ بَغْياً بَيْنَهُمْ وَمَنْ يَكْفُرْ بِآيَاتِ اللَّهِ فَإِنَّ اللَّهَ سَرِيعُ الْحِسَابِ
Sesungguhnya agama yang diridhai di sisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al-Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka karena kedengkian yang ada di antara mereka. Barang siapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya. 2 Ali Imran:19
Islam adalah agama para nabi & umat-umat terdahulu ketika mereka masih lurus menjalankan agama mereka sesuai dg perintah rasul & nabi mereka. 2:132-133 136; 3:52 64 84; 5:111. Karena itu umat Islam kaya akan kisah & pelajaran dari umat-umat terdahulu. Kisah yang dialami oleh saudaranya seiman dalam menegakkan tauhid & memakmurkan bumi. Kisah & kejadian yang dialami umat terdahulu dapat kita lihat pd kalamullah utk diambil ibrah & dars. Pengkisahan merupakan salah satu uslub dari asalib quraniyah fi tarbiyatil ummah.

muhasabah diri dengan cara mudah





1. Sholat wajib tepat waktu,selalu berdoa dan berdzikir kepada Allah
Dengan sholat, berdo’a dan dzikir kepada Allah, Inya Allah hati menjadi tenang, damai dan makin dekat dengan-Nya

2. Sholat tahajud
Dengan sholat tahajud Insya Allah cenderung mendapatkan perasaan tenang. Hal
ini dimungkinkan karena di tengah kesunyian malam didapatkan kondisi
keheningan dan ketenangan suasana,yang tentu saja semua itu hanya dapat
terjadi atas izin-Nya. Pada malam hari, diri ini tidak lagi disibukkan
dengan urusan pekerjaan ataupun urusan-urusan duniawi lainnya sehingga
dapat lebih khusyu saat menghadap kepada-Nya.

3. Mengingat kematian yang dapat datang setiap saat
Kematian sebenarnya sangat dekat, lebih dekat dari urat leher kita. Dan dapat secepat kilat menjemput.

Walau Berzikir Tetap Saja Lupa



“Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya”. (QS. Al-Ahzab: 41)
Pastilah zikir itu teramat penting sehingga Allah tidak sekedar meminta kita berzikir tapi zikir sebanyak-banyaknya.
Pastilah zikir itu sangat dibutuhkan oleh hati manusia sebagaimana ikan itu butuh dengan air, sehingga Allah mengharuskan zikir sebanyak-banyaknya.
Pastilah zikir itu sangat menentukan baik atau buruknya kondisi hati, maka Allah wajibkan hati itu mengingat sebanyak-banyaknya Sang Penguasa hati.

Manusia yang Hatinya Telah Mati


Persepsi tentang mati memang berbeda pada setiap orang. Ada yang merasa sudah mati ketika kehilangan kekasihnya. Ada yang merasa mati ketika ludes harta bendanya. Dan, ada yang menganggap hidupnya tak berarti saat dirundung kegagalan dan kedukaan akibat musibah.

Mati bukan hanya ketika seseorang telah mengembuskan napas terakhir, matanya terpejam, detak jantung terhenti, dan jasad tak bergerak. Itu semua hanya mati biologis. Kematiannya masih bermanfaat karena menjadi pelajaran bagi yang hidup. Rasulullah SAW bersabda, "Cukuplah kematian menjadi pelajaran, dan cukuplah keyakinan sebagai kekayaan." (HR At-Thabrani dari Ammar RA).
 
Copyright © IKATAN DA'I INDONESIA Ponorogo. Design by Web Directory | Download from Blog Template
CHEAP Kentucky Derby Tickets, Best Website Hosting, Premium Wordpress Themes